You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jokowi : Hasil Tanaman Green House Target di Pasarkan di Supermarket
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Hasil Budidaya Green House Bakal Masuk Supermarket

Selain pembangunan rumah susun dan kampung deret, Pemprov DKI Jakarta juga tengah gencar menggalakkan tempat budidaya tanaman atau green house yang ada di halaman Rusun Marunda, Jakarta Utara. Tak tanggung-tanggung, hasil budidaya green house ditargetkan akan dipasarkan di supermarket.

Targetnya masuk supermarket ini kualitasnya berbeda, lihat saja, tanpa pestisida, pupuk kimia dan pakai garam mineral. Dua bulan ini masih percobaan di jual ke pasar tradisional dan warga

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, untuk sementara tanaman yang ditanam dalam green house bermacam-macam seperti, selada hijau, selada merah, cabai, terong, dan bayam. Ke depan, jenisnya juga akan ditambah seperti buah-buahan.

"Targetnya masuk supermarket. Ini kualitasnya berbeda, lihat saja, tanpa pestisida, pupuk kimia dan pakai garam mineral. Dua bulan ini masih percobaan di jual ke pasar tradisional dan warga," ujar Jokowi di green house di Rusun Marunda, Jakarta utara, Jumat (11/4).

Calo Masih Gentayangan di Rusun Marunda

Dikatakan Jokowi, model pertanian kota seperti ini bisa diterapkan di desa dengan lahan yang lebih luas. Dengan sentuhan teknologi ditambah berbagai jenis tanaman dipastikan jumlah petaninya akan bertambah begitupun dengan hasilnya. "Justru kita akan ekspor, jadi nggak ada lagi impor sayur atau buah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11801 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1359 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1319 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1295 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1004 personBudhi Firmansyah Surapati